Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Tampilkan postingan dengan label tabel periodik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tabel periodik. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Sementara - Nama dan Simbol dari Elemen dengan Nomor Atom 114 dan 116

Baru-baru ini IUPAC merekomendasikan nama dan simbol sementara unsur dalam tabel periodik dengan nomor atom 114 dan 116. Berikut beritanya.

Pihak IUPAC / IUPAP gabungan Kerja (JWP) telah mengkonfirmasi penemuan unsur-unsur dengan nomor atom 114 dan 116. Sesuai dengan prosedur IUPAC, nama penemu diusulkan sebagai berikut: flerovium dan simbol, Fl, untuk unsur dengan Z = 114 dan livermorium dengan Lv simbol untuk unsur dengan Z = 116. Divisi Kimia Anorganik direkomendasikan untuk penerimaan proposal tersebut.

Untuk elemen dengan nomor atom 114, proposal terletak dalam tradisi dan menghormati Flerov Laboratorium Reaksi Nuklir di mana elemen superheavy disintesis. Georgiy N. Flerov (1913-1990) adalah seorang ahli fisika terkenal, penulis penemuan fisi spontan uranium (1940, dengan Konstantin A. Petrzhak), pelopor dalam berat-ion fisika; dan pendiri di Institut Bersama untuk Penelitian Nuklir Laboratorium Reaksi Nuklir (1957).

Untuk elemen dengan nomor atom 116, para livermorium nama yang diusulkan lagi sejalan dengan tradisi dan penghargaan Lawrence Livermore National Laboratory. Sekelompok peneliti dari Laboratorium dengan kelompok penelitian elemen berat dari Laboratorium Flerov Nuklir Reaksi mengambil bagian dalam pekerjaan yang dilakukan di Dubna pada sintesis unsur superheavy termasuk unsur 116.

Jadi, bagaimana pendapat Anda menenai nama-nama untuk unsur-unsur tersebut?? :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Software Tabel Periodik

Sistem tabel periodik unsur merupakan suatu sistem pengelompokkan unsur yang berdasarkan pada sifat fisis dan kimia yang diurutkan menurut kenaikan nomor atom. Melalui pelajaran Kimia di sekolah tingkat menengah, unsur – unsur mulai diperkenalkan baik lambang atom, nama unsur, nomor atom, massa atom relatif, dan lain-lain. Pengenalan unsur ini merupakan dasar dari penguasaan materi Kimia sebelum menginjak pada topik materi kimia yang lebih kompleks lagi.

Sekarang sudah tersedia software tentang tabel periodik unsur yang dikembangkan oleh Paul Alan Freshney dengan alamat website www.freshney.org. Software tersebut dengan titel Periodic Table Classic yang memuat berbagai data unsur seperti data fisis maupun kimia, sejarah penemuan, penamaan unsur, sumber mineral, kegunaan, gambar unsur, dan sebagainya. Untuk memudahkan siswa mempelajari konfigurasi elektron, bilangan kuantum, jari atom, dan jumlah elektron masing-masing kulit juga tersedia di software ini. Kita tinggal klik salah satu unsur yang diinginkan pada tabel periodik, maka akan muncul data yang berkaitan dengan unsur tersebut.

Software tabel periodik ini dapat diunduh secara gratis dari alamat website http://www.freshney.org lalu instal pada komputer. Penggunaan software ini hanya untuk kebutuhan pendidikan saja.

Diharapkan para pelajar dan pendidik yang menekuni kimia dapat dengan mudah mempelajari dan mengembangkan kimia untuk kehidupan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Struktur Tabel Periodik

Jumlah kulit elektron yang dimiliki sebuah atom menentukan periode atom tersebut. Setiap kulit memiliki beberapa subkulit, yang terisi menurut urutan berikut ini, seiring dengan bertambahnya nomor atom:

1s
2s 2p
3s 3p
4s 3d 4p
5s 4d 5p
6s 4f 5d 6p
7s 5f 6d 7p
8s 5g 6f 7d 8p
...

Berdsarkan hal inilah struktur tabel disusun. Karena elektron terluar menentukan sifat kimia suatu unsur, unsur-unsur yang segolongan umumnya mempunyai sifat kimia yang mirip. Unsur-unsur segolongan yang berdekatan mempunyai sifat fisika yang mirip, meskipun massa mereka jauh berbeda. Unsur-unsur seperiode yang berdekatan mempunyai massa yang hampir sama, tetapi sifat yang berbeda.
Sebagai contoh, dalam periode kedua, yang berdekatan dengan Nitrogen (N) adalah Karbon (C) dan Oksigen (O). Meskipun massa unsur-unsur tersebut hampir sama (massanya hanya selisih beberapa satuan massa atom), mereka mempunyai sifat yang jauh berbeda, sebagaimana bisa dilihat dengan melihat alotrop mereka: oksigen diatomik adalah gas yang dapat terbakar, nitrogen diatomik adalah gas yang tak dapat terbakar, dan karbon adalah zat padat yang dapat terbakar (ya, berlian pun dapat terbakar!).
Sebaliknya, yang berdekatan dengan unsur Klorin (Cl) di tabel periodik, dalam golongan Halogen, adalah Fluorin (F) dan Bromin (Br). Meskipun massa unsur-unsur tersebut jauh berbeda, alotropnya mempunyai sifat yang sangat mirip: Semuanya bersifat sangat korosif (yakni mudah bercampur dengan logam membentuk garam logam halida); klorin dan fluorin adalah gas, sementara bromin adalah cairan bertitik didih yang rendah; sedikitnya, klorin dan bromin sangat berwarna.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sejarah Penamaan Tabel Periodik Unsur Kimia


Tabel periodik unsur-unsur kimia adalah tampilan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel. Unsur-unsur tersebut diatur berdasarkan struktur elektronnya sehingga sifat kimia unsur-unsur tersebut berubah-ubah secara teratur sepanjang tabel. Setiap unsur didaftarkan berdasarkan nomor atom dan lambang unsurnya.
Tabel periodik standar memberikan informasi dasar mengenai suatu unsur. Ada juga cara lain untuk menampilkan unsur-unsur kimia dengan memuat keterangan lebih atau dari persepektif yang berbeda.
Sejarah
Tabel periodik pada mulanya diciptakan tanpa mengetahui struktur dalam atom: jika unsur-unsur diurutkan berdasarkan massa atom lalu dibuat grafik yang menggambarkan hubungan antara beberapa sifat tertentu dan massa atom unsur-unsur tersebut, akan terlihat suatu perulangan atau periodisitas sifat-sifat tadi sebagai fungsi dari massa atom. Orang pertama yang mengenali keteraturan tersebut adalah ahli kimia Jerman, yaitu Johann Wolfgang Döbereiner, yang pada tahun 1829 memperhatikan adanya beberapa triade unsur-unsur yang hampir sama.
Beberapa triade
Unsur Massa atom Kepadatan
Klorin 35,5 0,00156 g/cm3
Bromin 79,9 0,00312 g/cm3
Iodin 126,9 0,00495 g/cm3

Kalsium 40,1 1,55 g/cm3
Stronsium 87,6 2,6 g/cm3
Barium 137 3,5 g/cm3

Temuan ini kemudian diikuti oleh ahli kimia Inggris, yaitu John Alexander Reina Newlands, yang pada tahun 1865 memperhatikan bahwa unsur-unsur yang bersifat mirip ini berulang dalam interval delapan, yang ia persamakan dengan oktaf musik, meskipun hukum oktaf-nya diejek oleh rekan sejawatnya. Akhirnya, pada tahun 1869, ahli kimia Jerman Lothar Meyer dan ahli kimia Rusia Dmitry Ivanovich Mendeleyev hampir secara bersamaan mengembangkan tabel periodik pertama, mengurutkan unsur-unsur berdasarkan massanya. Akan tetapi, Mendeleyev meletakkan beberapa unsur menyimpang dari aturan urutan massa agar unsur-unsur tersebut cocok dengan sifat-sifat tetangganya dalam tabel, membetulkan kesalahan beberapa nilai massa atom, dan meramalkan keberadaan dan sifat-sifat beberapa unsur baru dalam sel-sel kosong di tabelnya. Keputusan Mendeleyev itu belakangan terbukti benar dengan ditemukannya struktur elektronik unsur-unsur pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.
Golongan
Kolom dalam tabel periodik disebut golongan. Ada 18 golongan dalam tabel periodik baku. Unsur-unsur yang segolongan mempunyai konfigurasi elektron valensi yang mirip, sehingga mempunyai sifat yang mirip pula.
Ada tiga sistem pemberian nomor golongan. Sistem pertama memakai angka Arab dan dua sistem lainnya memakai angka Romawi. Nama dengan angka Romawi adalah nama golongan yang asli tradisional. Nama dengan angka Arab adalah sistem tatanama baru yang disarankan oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC). Sistem penamaan tersebut dikembangkan untuk menggantikan kedua sistem lama yang menggunakan angka Romawi karena kedua sistem tersebut membingungkan, menggunakan satu nama untuk beberapa hal yang berbeda.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS